Tips & Trik Migrasi ke Susu UHT/pasteurisasi

Standard

tentu tidak mudah bagi anak kita untuk menyesuaikan perubahan dari susu yang sebelumnya kita gunakan menjadi susu cair.. ada banyak pengalaman dari ibu-ibu di UHT inTUM yang coba saya rangkum disini, bagaimana melakukan migrasi dari yang awalny sufor/ASI ke susu UHT/Pasteurisasi..

MIGRASI ke —

tips & triknya :

1. karena rasa sufor yang cenderung mengandung gula (lebih manis) dibandingkan UHT yang plain, biasanya anak kurang suka dengan UHT. untuk mengatasinya, bisa anda tambahkan sedikit gula untuk penyesuaian, dan selanjutnya porsi gula terus dikurangi, hingga tidak lagi perlu gula.. hal ini hanya untuk penyesuaian saja

2. anda bisa memberikan tambahan air putih untuk mengencerkan susu UHT/pasteurisasi, dengan takaran air yang tidak terlalu banyak. ini dilakukan untuk penyesuaian pada lambung si kecil, karena terkadang ada anak yang langsung mencret begitu diberi susu UHT/Pasteurisasi..

3. langsung gunakan straw pada kemasan UHT (khusus yang kemasan kota kecil , 150ml/250ml) supaya anak lebih mudah meninggalkan dot-nya. jika ingin tidak tumpah-tumpah, bisa anda atasi dengan meminum terlebih dahulu susu-nya sedikit dan melepaskan lipatan pada ujung bagian kanan dan kiri atas kemasan kota..

4. kalau anda kurang merasa pas menambahkan gula, bisa juga anda tambahkan dengan sereal atau biskuit, itu akan lebih mudah.. tapi anak jadi terlampau kenyang

5. mulai lakukan migrasi saat waktu minum susu pagi-siang-sore, kalau malam (saat anak tidur kemudian terbangun minta susu).. mungkin lebih baik tidak dulu, karena susu UHT kan disimpan di kulkas, kalau langsung diberikan akan terasa terlalu dingin, sehingga masih butuh waktu agak lama jika ingin menghangatkan susu UHT..

6. karena penyimpanan UHT yang di kulkas tadi, jadi susu UHT untuk awal pemberian bisa dihangatkan terlebih dahulu,tapi lama kelamaan bisa diberikan dingin tidak masalah (kecuali saat batpil, tidak disarankan)

7. untuk pemilihan produk UHT/pasteurisasi, pastikan lihat inggridientsnya.. jadi meskipun di depan kotak bilang from fresh milk, bisa jadi pas di komposisi tulisannya beda.. trus jangan lupa Ex. Date.. that’s important !

kurang lebihnya sih seperti itu, tapi klo ada kasus lactose intolerant, alias alergi UHT mungkin perlu diwaspadai lebih lanjut dan bisa juga pake’ susu soya yang bahannya kedelai murni..

^-^ Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s