teman lama, lapangkan suasana hati

Standard

sore itu sedang gerimis, jam di kompie kantor sudah menunjukkan pukul 4 lebih 5. tidak seperti biasanya, hari itu aku ingin pulang bersama ai, tapi ternyata ai sudah pulang lebih dulu. karena kecewa ai sudah pulang lebih dulu, aku berniat pulang agak malam,, agak sumpek perasaan hari itu..

niat pulang malam aku batalkan karena teringat atha di rumah, ibu macam apa yang gak kangen sama anaknya setelah seharian ditinggal kerja.. akhirnya pulanglah naik angkot dari depan terminat bungurasih. di angkot melihat ada perempuan berjilbab lebar berkacamata yang wajahnya seperti aku kenal, dan pas duduk disampingku. tapi karena perasaan ini masih dongkol dan kecewa, aku acuhkan mbak-mbak disampingku tadi.

setelah lama hampir sampai di tujuan, baru aku beranikan diri menanyakan apa benar mbak itu kakak kelas SMPku dulu, yang sekaligus mantan pacar suamiku,, ternyata benar itu dia.. kami berbincang banyak.. rupanya dia sekarang merintis jalan untuk menjadi seorang penulis. itu targetku juga sih, target yang diawang-awang..

pertemuan dan perbincangan tersebut memberikan sedikit ruang yang adem di relung perasaanku .. kami bertukar contact, dan akhirnya berpisah..

saat aku turun dari angkot menuju rumah, suasana hatiku sudah kembali normal.. alhmadulillah terima kasih ya Allah, engkau lapangkan perasaan ku melalui seorang teman lama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s