master of deadline

Standard

saya merasakan beberapa kali kebenaran isi buku “Power of Kepepet” karya Jaya Setiabudi, jujur belum pernah membaca dan tahu bukunya, tetapi dari judulnya itu yang saya setuju banget.

sejak jaman kuliah kalau mau menghadapi ujian ataupun ada tugas proyek akhir kuliah , selalu dikerjakan dengan sistem SKS a.ka Sistem Kebut Semalam, rasanya koq kurang afdol klo dikerjakan jauh-jauh hari atau pun kalau belajar jauh-jauh hari, nanti menjelang hari -H ujian udah banyak hafalan yang lupa..

semakin mendekati deadline justru semakin membuat sebuah lompatan energi yang cukup signifikan  (menurut pengalaman saya) dalam mencapai penyelesaian dari masalah atau pekerjaan yang sedang saya hadapi saat itu. hingga pada akhirnya saya mendapatkan hasil yang cukup baik dari pekerjaan tersebut.

seperti yang pernah juga saya alami dalam menghadapi sebuah kompetisi karya tulis di lingkungan kerja saya, untuk membuat proposalnya saja hanya butuh waktu 2 jam, (karena menjelang deadline baru dibikin..), bukan bermaksud sombong karena mengerjakan dalam waktu yg singkat, tp justru saya yang heran.. kenapa bisa yang saya bikin hanya dalam 2 jam justru membuahkan hasil yang baik, sementara untuk sesuatu pekerjaan yang saya siapkan dengan baik jauh-jauh hari sebelumnya dengan detil di setiap perencanaan dan pelaksanaannya, hasilnya toh biasa-biasa saja kalau tidak bisa dibilang mengecewakan.

hingga pada akhirnya proposal tersebut terpilih, saya masih juga menerapkan hal yang sama, menunda pekerjaan dan mengerjakan pada saat yang saya rasa tepat, yaitu saat mendekati deadline.. hehe.. ini mungkin bukan menjadi contoh yang baik bagi banyak orang.. sampai-sampai teman satu tim saya menjuluki saya dengan sebutan “master of deadline“..

nah , untuk sekian kalinya saya menghadapi deadline lagi.. akankah cara saya ini akan membuahkan hasil kembali, semoga saja jawabanya kembali ‘YA’..  karena akan sangat sayang sekali kalau melewatkan kesempatan yang ada didepan mata, AKAN TETAPI saya bisa juga keliru dengan menganggap enteng pekerjaan dan begitu deadline tinggal beberapa jam lagi, banyak hal yang terlihat belum sempurna disana-sini , hingga akhirnya malas memanfaatkan kesempatan yang ada dan ticket untuk ke suatu tempat juga kandas begitu saja…

ini edisi curcol, karena lagi malas nerusin bikin ide buat kompetisi yang deadlinenya beberapa jam lagi..

^-^ semoga bisa mengambil intisari-nya dan please tolong jangan menjadi follower saya , yach jadi master of deadline itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s