saat segala sesuatu tidak berjalan sesuai keinginan

Standard

harapan dan keinginan itu memang tidak boleh dibiarkan melambung terlalu tinggi, why ? karena nantinya saat jatuh menghempas , akan terasa sakit sekali.

kita memang bukan satu-satunya manusia di bumi ini yang butuh untuk dipenuhi keinginannnya, ada milyaran manusia lain yang juga memiliki harapan , keinginan, maksud yang mungkin seringkali bersinggungan satu sama lain. ketika maksud, keinginan dan harapan tersebut bertolak belakang antar manusia di situlah timbul permasalahan, perseteruan bahkan permusuhan.

bisa jadi yang kita harapkan tersebut tidak terjadi pada kondisi nyatanya. contoh kecil , saya seorang ibu yang ingin anak saya duduk manis dan berlaku sopan saat diajak berkunjung ke rumah teman, akan tetapi kejadian nyatanya anak saya tidak bisa duduk diam, banyak berteriak-teriak dan bertingkah polah, sehingga saya harus marah padanya ,merasa kecewa dan harus pulang lebih awal padahal pembicaraan belum usai karena saya malu dengan tingkah pola anak saya tadi. saat mengalami hal seperti itu, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menata ulang harapan kita yang tidak terjadi. bisa jadi keinginan dan harapan  kita memang bukan hal yang menyenangkan bagi orang lain, ataupun sesuatu yang menurut orang lain (pada contoh saya tadi adalah anak saya) biasa saja. Segala keinginan tidak harus terpenuhi dan sesuai kehendak kita (kita kan bukan dewa),  karena  kenyataan bisa berkata lain, maka dari itu melakukan koreksi terhadap sikap kita menjadi paling pertama yang perlu dilakukan dalam upaya mengatasi kekecewaan akibat tidak sesuainya keinginan kita dengan kejadian nyatanya..

koreksi yang mendalam dan telaah lebih lanjut sudah dilakukan, hal berikutnya yang juga perlu dilakukan adalah konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, ada kemungkinan kita telah salah sangka atau berasumsi yang keliru terhadap pihak-pihak tersebut. sesi meminta penjelasan ini akan efektif saat kita telah dapat mengendalikan emosi akan kekecewaan (kegalauan) kita dan koreksi diri yang dilakukan telah berhasil menyadarkan kita bahwa, memang bukan kita lah satu-satunya yang keinginannya harus dipenuhi..

tulisan saya kali ini mungkin cenderung berputar-putar, namun pada intinya :

saat segala sesuai tidak berjalan sesuai keinginan kita, don’t blame others, dealing your self first then ask for confirmation to others..

^-^ semoga bermanfaat (based on my personal experience)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s