Undang – Undang No. 3 Tahun 2014 Tentang Perindustrian

Standard

tanggal 24 April 2014 lalu, saya berkesempatan menghadiri sosialisasi Undang – Undang yang baru tentang perindustrian. UU ini termasuk yang sangat lama diperbaharui sejak tahun 1984 padahal yang namanya industri itu bergeraknya sangat dinamis bergantung dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan sudah pasti banyak sekali yang perlu diperbaharui dari segi regulasi perundangan untuk industri.

secara umum UU ini memuat tentang tata kelola perindustrian di Indonesia, perlindungan industri dalam negeri, serta rencana aksi untuk untuk pengembangan industri nasional. dalam UU ini diamanatkan juga hak dan kewajiban bagi industri untuk memenuhi SNI wajib bagi produknya. karena satu – satunya hal yang bisa dikriminalisasi dalam UU ini adalah pelanggaran terhadap SNI wajib. UU ini memuat 17 bab dan 125 pasal, dengan daftar isi sebagai berikut :

BAB I KETENTUAN UMUM
  Pasal 1 Definisi
  Pasal 2  Asas
  Pasal 3 Tujuan
  Pasal 4 RuangLingkup
BAB II PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DI BIDANG PERINDUSTRIAN
BAB III RENCANA INDUK PEMBANGUNAN INDUSTRI NASIONAL
BAB IV KEBIJAKAN INDUSTRI NASIONAL
BAB V PERWILAYAHAN INDUSTRI
BAB VI PEMBANGUNAN SUMBER DAYA INDUSTRI
  Bagian Kesatu Umum
  Bagian Kedua Pembangunan SumberDayaManusia
  Bagian Ketiga PemanfaatanSumberDayaAlam
  Bagian Keempat PengembangandanPemanfaatanTeknologiIndustri
  Bagian Kelima PengembangandanPemanfaatanKreativitasdanInovasi
  Bagian Keenam PenyediaanSumberPembiayaan
BAB VII PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA INDUSTRI
  BagianKesatu Umum
  BagianKedua Standardisasi Industri
  Bagian Ketiga Infrastruktur Industri
  BagianKeempat Sistem Informasi IndustriNasional
BAB VIII PEMBERDAYAAN INDUSTRI
  BagianKesatu Industri Kecil danIndustriMenengah
  BagianKedua IndustriHijau
  BagianKetiga IndustriStrategis
  BagianKeempat PeningkatanPenggunaanProdukDalamNegeri
  BagianKelima Kerja Sama Internasional di Bidang Industri
BAB IX TINDAKAN PENGAMANAN DAN PENYELAMATAN INDUSTRI
  BagianKesatu Tindakan PengamananIndustri
  BagianKedua TindakanPenyelamatan Industri
BAB X PERIZINAN, PENANAMAN MODALBIDANG INDUSTRI, DAN FASILITAS
  BagianKesatu Izin Usaha IndustridanIzin Usaha Kawasan Industri
  Bagian Kedua Penanaman Modal BidangIndustri
  Bagian Ketiga Fasilitas Industri
BAB XI KOMITE INDUSTRI NASIONAL
BAB XII PERAN SERTA MASYARAKAT
BAB XIII PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN
BAB XIV PENYIDIKAN
BAB XV KETENTUAN PIDANA
BAB XVI KETENTUAN PERALIHAN
BAB XVII KETENTUAN PENUTUP

saat tanya jawab berlangsung, sebenarnya ada yang mau saya tanyakan terkait dengan definisi industri, pada UU tersebut tertulis definisi industri adalah “segala bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi, termasuk jasa industri”.. yang saya bingung, definisi sebuah kata mengapa didalam definisinya ada kata yang didefinisikan

sudah pasti masih ada beberapa hal yang perlu dijelaskan lebih lanjut dari UU tersebut, oleh karena itu dalam tahun 2014 ini ditargetkan oleh kementerian terkait untuk menyelesaikan Peraturan Pemerintah yang berisi penjelasan dari masing-masing bagian/bab.

bagi yang membutuhkan UU no. 3 tahun 2014 selengkapnya, bisa didownload disini untuk undang-undangnya sedangkan untuk penjelasan (file presentasi) bisa didownload di UU 3-2014 Penyuluhan Surabaya..

semoga bermanfaat ^-^

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s